Meditasi dalam Islam

Dunia pengobatan semenjak dahulu selalu berjalan seiring dengan kehidupan umat manusia. Karena sebagai mahluk hidup, manusia amatlah akrab dengan berbagai macam penyakit ringan maupun berat. Keinginan untuk terlepas dari segala macam penyakit inilah yang mendorong manusia untuk membuat upaya menyingkap berbagai metode pengobatan, mulai dari mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan, baik berupa tumbuh-tumbuhan secara tunggal maupun yang sudah terkomposisikan, yang diyakini berkhasiat menyembuhkan jenis penyakit tertentu, atau sistim pemijatan, pembekaman, hingga operasi pembedahan. Semua dilakukan dengan trial dan error. Teknologi medis boleh saja semakin modern dan canggih, namun perkembangan jenis penyakit juga tidak kalah cepatnya ber-regenerasi. Sementara banyak manusia yang tidak menyadari bahwa Allah tidak pernah menciptakan manusia dengan ditinggalkan begitu saja. Setiap kali penyakit muncul, pasti Allah juga menciptakan obatnya. Hanya ada manusia yang mengetahuinya dan ada juga yang tidak mengetahuinya.

Namun tentu semua jenis pengobatan dan obat-obatan tersebut hanya terasa khasiatnya bila disertai dengan sugesti dan keyakinan. Disinilah kekuatan Do’a - Dzikir, maka Islam mengenal istilah do’a dan keyakinan. Dengan pengobatan yang tepat (tentunya berdasarkan pengetahuan dan pengalaman puluhan tahun), dosis obat yang sesuai disertai doa dan keyakinan, tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan terkecuali maut.

Merujuk pada praktek-praktek agung tasawuf praktis, praktik-praktik sufi, seperti sholat, dzikir, tafakur (meditasi), ternyata tidak sekedar ritual-ritual tanpa makna. Dibalik praktik-praktik sufi tersebut, tersimpan potensi-potensi penyembuhan bagi penyakit- penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh kedokteran modern, seperti kanker, strooke, kerusakan kromosom/ DNA, dan jenis-jenis penyakit emosional, psikologis dan non medis.

Bahwa untuk mengatasi kekecewaan, kita harus mencari sumbernya dulu yaitu pikiran. Untuk mengatasinya bisa dengan latihan meditasi. Belajar meditasi merupakan bagian dari latihan mengendalikan pikiran. Meditasi adalah latihan konsentrasi yang dapat digunakan untuk mempertajam tehnik dan meningkatkan kepekaan terhadap suasana sekitar.

PENGERTIAN MEDITASI
Perkataan Meditasi itu sendiri diserap dari bahasa Latin, meditatio yang berarti merenungkan dan juga berakar dari kata Mederi (kesehatan) dari kata ini pula diserap kata medisin. Jadi jelas meditasi itu sebenarnya baik bagi kesehatan. Dalam bahasa Indonesia, Meditasi, yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu. Jadi bermeditasi adalah memusatkan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu, tetapi kata meditasi itu lebih dikenal dengan nama samedi yang diserap dari bahasa Sansekerta, samadhi yang juga disebut dhyana atau pranayama. Samedi itu artinya meditasi dalam bahasa Sangsekerta atau dalam bahasa Ibrani = hagah. Dalam Alkitab bahasa Inggris perkataan tsb diterjemahkan sebagai Meditation.

Sedangkan pengertian meditasi dalam kamus Cambridge International Dictionary of English, adalah:
Meditate is to think seriously (about something), esp. for a long time · if you meditate, you give your attention to one thing, and do not think about anything else, usually as a religious activity or as way calming or relaxing your mind. Meditation is serious thought or study, or the product of this activity. Meditation is also the act of giving your attention to only one thing, either as a religious activity or as a way of becoming calm and relaxed: prayer and meditation.
Kata ‘meditasi’ [meditation] didefinisikan sebagai “praktek berpikir secara mendalam dalam keheningan, terutama untuk alasan keagamaan atau untuk membuat batin tenang.” (Oxford Advanced Learner’s Dictionary). Dalam kamus yang bersifat umum ini, ‘meditasi’ dianggap sebagai proses ‘berpikir’. Ini hampir sama dengan ‘kontemplasi’ yang didefinisikan secara persis sama. Tetapi kalau dikaji secara lebih mendalam dan dipraktekkan, akan ternyata bahwa di dalam ‘meditasi’ justru proses berpikir berhenti untuk sementara.

Pada dasarnya, ‘meditasi’ adalah “pemusatan perhatian pada suatu obyek batin secara terus-menerus.” Memang ada obyek-obyek meditasi tertentu yang berupa pikiran atau ide/konsep, sehingga terjadi tumpang tindih dan tidak dapat dibedakan secara tegas antara ‘meditasi’ dan ‘kontemplasi’.

Dengan demikian, meditasi adalah cara lain untuk memahami diri, yang berbeda dengan introspeksi. Justru pemahaman yang diperoleh dari meditasi jauh lebih tepat dan sesuai dengan keadaan sebenarnya dibandingkan dengan pemahaman dari introspeksi yang dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan pikiran yang tidak disadari sehingga memberikan hasil yang bias. Di samping itu,pemahaman diri yang diperoleh dari meditasi bersifat transformatif (mengubah), oleh karena pemahaman itu melibatkan seluruh aspek diri (kognitif, afektif, volisional, dsb). Di lain pihak, pemahaman melalui introspeksi kebanyakan hanya bersifat kognitif saja, sehingga biasanya tidak banyak perubahan yang terjadi.

Ada juga yang memberi pengertian bahwa meditasi yang sering kita dengar mempunyai pengertian yaitu: sikap menenangkan pikiran dengan cara-cara tertentu di mana pikiran kita sampai menemukan sensasi-sensasi sehingga menimbulkan rasa damai dalam hati untuk mencapai ketenangan jiwa (ruhani). Dan ada juga yang mengartikan bahwa meditasi adalah sebuah pelatihan yang menggunakan pikiran untuk tujuan mengatur pikiran dengan usaha kita. Meditasi dapat didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang mengakibatkan hubungan erat beberapa orang dengan Tuhan. Kita meditasi pada yang abstrak, tidak berbentuk, tidak bernama. Karena Yang Tertinggi tidak mempunyai bentuk dan tidak mempunyai nama, tidak juga mempunyai kwalitas atau lambang-lambang.

Perbedaan Konsentrasi dan Meditasi
Terdapat perbedaan jelas antara konsentrasi dan meditasi, meskipun keduanya dalam pelaksanaannya berhubungan. Pengertian konsentrasi ialah untuk memahami dan menguasai pikiran-perasaan sehingga ia tidak lagi menanggapi dengan kacau terhadap suatu peristiwa. Latihan-latihan konsentrasi adalah suatu pendidikan kembali mengenai tekniknya pikiran-rendah, sehingga ia menurut perintahnya sang Pribadi, dan menghentikan sifatnya yang bergerak kian kemari dan tidak menentu. Atau dengan kata lain, konsentrasi adalah sebuah upaya keras (baca: dipaksa) untuk memusatkan pada sesuatu, hal ini dianggap bukanlah bagian/tahapan meditasi.

Sedangkan tujuan meditasi ialah melatih pikiran, dalam keadaan tenang, dan beristirahat/ berhenti pada pokok yang dipilih, lebih baik pada hal yang mengandung arti yang dalam dan rohaniah, sehingga pokok-caranya dapat membukakan kesadaran yang sedang bermeditasi akan arti makna yang lebih luas dan dalam.

Dalam ajaran Budha terdapat sebuah tahapan meditasi, yaitu Dharana yang berarti pemusatan perhatian tanpa paksaan. Pemusatan perhatian tidaklah berarti anda kosong. Sebagaimana namanya pemusatan perhatian, perhatian anda tertunjukkan pada sesuatu. Tidak dianjurkan bagi anda untuk berada dalam keadaan kosong seratus persen karena ini mungkin dapat membiarkan masuknya kekuatan dari luar yang dapat mengganggu. Meditasi tingkat tinggi biasanya mengajarkan untuk memusatkan perhatian ke cakra mahkota untuk menerima lebih banyak kekuatan spiritual, atau ke antara alis mata untuk membangkitkan mata spiritual, ataupun ke cakra jantung untuk memberikan lebih banyak kekuatan kepada roh. Jadi, tidaklah kosong sama sekali.

MANFAAT MEDITASI
Menurut ajaran Buddhis, meditasi adalah suatu cara untuk mengembangkan bathin menuju taraf kesempurnaan yang selanjutnya menjadi dasar dari kebijaksanaan. Latihan meditasi dengan pemusatan fikiran pada pernafasan disebut Anaspanasati. Dengan metode ini, fikiran tetap terjaga dengan baik dan senantiasa terkontrol, dengan demikian membuahkan jasmani dan rohani yang selalu jernih dan segar. Juga daya fikir bertambah kuat dan tajam, membawa pada kecerdasan otak.

Meditasi bisa mengurangi kecemasan telah diselidiki oleh tokoh-tokoh sarjana Barat, seperti pada penyelidikan Zen Meditation, dan kemudian pada penyelidikan Transcendental Meditation. Tetapi kajian di barat juga telah membuktikan 33% hingga 50% mereka yang melakukan meditasi tanpa teknik yang betul akan mengalami peningkatan dalan tekanan darah, stress, kemurungan serta mudah marah. Maka jika anda benar-benar ingin mendalami meditasi, pastikan anda dilatih oleh mereka benar-benar mahir dan berpengalaman serta mampu memberi penjelasan untuk setiap keadaan.

Dalam latihan Meditasi Islam, perkara yang harus diperhatikan ialah bagaimana mereka dapat menemukan makna dan tujuan hidup yang memberikan sense of direction, justeru dapat mengatasi pelbagai masalah serta meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kesehatan.

Tujuan dari meditasi ini adalah kesunyian yang indah, keheningan dan kejernihan pikiran.

AGAMA DAN MEDITASI
Meditasi bukan hanya dikenal oleh agama yang berasal dari India  dan Tiongkok saja bahkan hampir disemua agama mereka mempraktekan meditasi. Meditasi dalam agama Yahudi dikenal dengan nama hitbonenut ini bisa dibaca di Kabbalah sedangkan bangsa Yunani kuno mengenal meditasi dengan nama “Gnothi se auton” = “mengenal diri sendiri”.

Menurut kepercayaan orang India/Hindu, bahwa di udara bebas ini terdapat unsu-unsur gaib yang bersatu dengan zat asam (oksigen). Unsur-unsur gaib itu berupa zat yang sangat halus sebagai inti dari segala zat yang menjadi roh dari alam. Zat tersebut sedemikian halusnya hingga tak dapat ditanggapi dengan panca indera, maupun dengan alat-alat apapun.

Zat ini mempunyai tenaga gaib yang amat berkuasa untuk berbagai macam kepentingan, antara lain untuk penyembuhan penyakit. Zat inilah yang mereka beri nama Prana. Cara mendapatkan zat gaib atau prana tadi ialah dengan jalan pernafasan yang diatur dengan irama tertentu, yang menurut kepercayaan mereka sesuai dengan irama gerakan alam.

Beberapa cara meditasi melibatkan pengulangan suara tertentu secara internal, dan menganjurkan kepada para pelakunya agar tidak terlalu melakukan konsentrasi. Teknik seperti itu akan menyegarkan dan membuat orang relaks, namun untuk peningkatan rohani, konsentrasi tetaplah sangat perlu - yaitu usaha intensif untuk memfokuskan pikiran pada mantra.

Meditasi ada dua macam, yaitu meditasi duduk dan meditasi gerak (Tai-Chi). Meditasi duduk ini sebenarnya sudah diperkenalkan oleh Islam jauh sebelum Sidharta Gauthama lahir melalui ajaran Budhi Dharma. Meditasi ini juga sering dipraktikkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika sebelum dan sesudah diangkat menjadi Nabi dan Rasul, yang pada saat itu disebut dengan berkhalwat dan tahannuts. Beliau melakukan meditasi di Gua Hira, ketika menghadapi masalah yang menimpa diri dan umatnya. Seperti halnya meditasi duduk, meditasi gerak juga sudah ada dalam ajaran Islam yaitu dalam bentuk gerakan shalat.

ISLAM DAN MEDITASI
Salah satu fase penting yang secara simbolik sering disebut sebagai mencerminkan corak misi yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah saat dia bertahannuts atau melakukan meditasi di Hira, sebuah gua di luar kota Mekah.

Setelah nabi mendapat wahyu pada 610 M, dia tidak terus tinggal di sana, menikmati meditasi yang soliter, menjauhkan diri dari masyarakat. Sebaliknya, ia balik ke kota, mendakwahkan ajaran-ajaran, dan melakukan apa yang dalam istilah sekarang disebut sebagai transformasi sosial.

Pada saat selanjutnya, Nabi saw pergi ke gua Hira hanya untuk bertemu dengan malaikat Jibril dengan tujuan tasmi? (memperdengarkan) hafalan Alqur’an beliau dihadapan Jibril. Maka, Gua Hira bukanlah tempat bertahannuts seperti yang dilakukan beliau sebelum diangkat menjadi Rasul. Tetapi dijadikan tempat untuk mengoreksi ayat-ayat Alqur’an yang telah diterimanya.

Al Qur’an dan Kesehatan
Arti Qur’an menurut pendapat yang paling kuat seperti yang dikemukakan Dr. Subhi Al Salih berarti ‘bacaan’, asal kata qara`a. Kata Alqur’an itu berbentuk masdar dengan arti isim maf’ul yaitu maqru` (dibaca). Adapun definisi Alqur’an adalah: “Kalam Allah swt. yang merupakan mu’jizat yang diturunkan (diwahyukan) kepada nabi Muhammad saw. dan ditulis di mushaf dan diriwayatkan dengan mutawatir serta membacanya adalah ibadah.”
Banyak ayat Al Qur’an yang mengisyaratkan tentang pengobatan karena AlQur’an itu sendiri diturunkan sebagai penawar dan Rahmat bagi orang-orang yang mukmin.

“Dan kami menurunkan Al Qur’an sebagai penawar dan Rahmat untuk orang-orang yang mu’min.” (QS. Al Isra/17: 82)

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram.” (QS. Ar Ra’d/13: 28)

Menurut para ahli tafsir bahwa nama lain dari Al Qur’an yaitu “Asysyifâ” yang artinya secara Terminologi adalah Obat Penyembuh.

“Hai manusia, telah datang kepadamu kitab yang berisi pelajaran dari Tuhanmu dan sebagai obat penyembuh jiwa, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus/10: 57)

Di samping Al Qur’an mengisyaratkan tentang pengobatan juga menceritakan tentang keindahan alam semesta yang dapat kita jadikan sebagai sumber dari pembuat obat- obatan.

“Dia menumbuhkan tanaman-tanaman untukmu, seperti zaitun, korma, anggur dan buah-buahan lain selengkapnya, sesungguhnya pada hal-hal yang demikian terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan”. (QS. An-Nahl 16:11)

“Dan makanlah oleh kamu bermacam-macam sari buah-buahan, serta tempuhlah jalan-jalan yang telah digariskan tuhanmu dengan lancar. Dari perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam jenisnya dijadikan sebagai obat untuk manusia. Di alamnya terdapat tanda-tanda Kekuasaan Allah bagi orang-orang yang mau memikirkan”. (QS. An-Nahl 16: 69)

Berdasarkan keterangan tadi, dapat dipastikan bahwa orang yang membaca Alqur’an akan merasakan ketenangan jiwa.
Banyak pula hadits Nabi yang menerangkan tentang keutamaan membacanya dan menghafalnya atau bahkan mempelajarinya.

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Alqur’an dan mengajarkannya.” (HR Bukhori)

“Siapa saja yang disibukkan oleh Alqur’an dalam rangka berdzikir kepada-Ku, dan memohon kepada-Ku, niscaya Aku akan berikan sesuatu yang lebih utama daripada apa yang telah Aku berikan kepada orang-orang yang telah meminta. Dan keutamaannya Kalam Allah daripada seluruh kalam selain-Nya, seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya.” (HR. At Turmudzi)

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah (masjid) Allah, mereka membaca Alqur’an dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketentraman, mereka diliputi dengan rahmat, malaikat menaungi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka pada makhluk yang ada di sisi-Nya”. (HR. Muslim)

“Hendaklah kamu menggunakan kedua obat-obat: madu dan Alqur’an” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Mas’ud)

Dan masih banyak lagi dalil yang menerangkan bahwa berbagai penyakit dapat disembuhkan dengan membaca atau dibacakan ayat-ayat Alqur’an (lihat Assuyuthi, Jalaluddin, Al Qur’an sebagai Penyembuh (Alqur’an asy Syâfî), terj. Achmad Sunarto, Semarang, CV. Surya Angkasa Semarang, cet. I, 1995).

Walaupun tidak dibarengi dengan data ilmiah, Syaikh Ibrahim bin Ismail dalam karyanya Ta’lim al Muta’alim halaman 41, sebuah kitab yang mengupas tata krama mencari ilmu berkata, “Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kuat ingatan atau hafalannya. Di antaranya, menyedikitkan makan, membiasakan melaksanakan ibadah salat malam, dan membaca Alquran sambil melihat kepada mushaf”. Selanjutnya ia berkata, “Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Alqur’an”.

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Alquran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Alquran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an.

Alquran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Alquran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Alquran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Alquran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).

Atau juga, “Dan Kami telah menurunkan dari Alquran, suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (Q.S.17:82).

Atau, “Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram” (Q.S. 13: 28).

Unsur Meditasi Al Qur’an
Kitab ini, tentu saja bukanlah sebuah buku sains ataupun buku kedokteran, namun Alqur’an menyebut dirinya sebagai ‘penyembut penyakit’, yang oleh kaum Muslim diartikan bahwa petunjuk yang dikandungnya akan membawa manusia pada kesehatan spiritual, psikologis, dan fisik.

Kesembuhan menggunakan Alqur’an dapat dilakukan dengan membaca, berdekatan dengannya, dan mendengarkannya. Membaca, mendengar, memperhatikan dan berdekatan dengannya ialah bahwasanya Alqur’an itu dibaca di sisi orang yang sedang menderita sakit sehingga akan turun rahmat kepada mereka. Allah saw menjelaskan, “Dan apabila dibacakan Alqur’an, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.” (QS. Al A’raf: 204)

Menurut hemat penulis, salah satu unsur yang dapat dikatakan meditasi dalam Alquran adalah, pertama, auto sugesti, dan kedua, adalah hukum- hukum bacaan yaitu waqaf.

Aspek Auto Sugesti
Alqur’an merupakan kitab suci umat Islam yang berisikan firman-firman Allah. Banyak sekali nasihat-nasihat, berita-berita kabar gembira bagi orang yang beriman dan beramal sholeh, dan berita-berita ancaman bagi mereka yang tidak beriman dan atau tidak beramal sholeh. Maka, alqur’an berisikan ucapan-ucapan yang baik, yang dalam istilah Alqur’an sendiri, ahsan alhadits. Kata-kata yang penuh kebaikan sering memberikan efek auto sugesti yang positif dan yang akan menimbulkan ketenangan.

Platonov telah membuktikan dalam eksperimennya bahwa kata-kata sebagai suatu Conditioned Stimulus (Premis dari Pavlov) memang benar-benar menimbulkan perubahan sesuai dengan arti atau makna kata-kata tersebut pada diri manusia. Pada eksperimen Plotonov, kata-kata yang digunakan adalah tidur, tidur dan memang individu tersebut akhirnya tertidur.

Pikiran dan tubuh dapat berinteraksi dengan cara yang amat beragam untuk menimbulkan kesehatan atau penyakit.
Zakiah Daradjat mengatakan bahwa sembahyang, do’a-do’a dan permohonan ampun kepada Allah, semuanya merupakan cara-cara pelegaan batin yang akan mengembalikan ketenangan dan ketentraman jiwa kepada orang-orang yang melakukannya.

Relaksasi

Aspek Waqof
Alqur’an adalah sebuah kitab suci yang mempunyai kode etik dalam membacanya. Membaca Alqur’an tidak seperti membaca bacaan-bacaan lainnya. Membaca Alqur’an harus tanpa nafas dalam pengertian sang pembaca harus membaca dengan sekali nafas hingga kalimat-kalimat tertentu atau hingga tanda-tanda tertentu yang dalam istilah ilmu tajwid dinamakan waqaf. Jika si pembaca berhenti pada tempat yang tidak semestinya maka dia harus membaca ulang kata atau kalimat sebelumnya.

Waqof artinya berhenti di suatu kata ketika membaca Alqur’an, baik di akhir ayat maupun di tengah ayat dan disertai nafas. Mengikuti tanda-tanda waqof yang ada dalam Alqur’an, kedudukannya tidak dihukumi wajib syar’i bagi yang melanggarnya. Walaupun jika berhenti dengan sengaja pada kalimat-kalimat tertentu yang dapat merusak arti dan makna yang dimaksud, maka hukumnya haram.

Jadi cara membaca Alqur’an itu bisa disesuaikan dengan tanda-tanda waqaf dalam Alqur’an atau disesuaikan dengan kemampuan si pembaca dengan syarat bahwa bacaan yang dibacanya tidak berubah arti atau makna.

Waqaf dalam Alquran
- Tanda awal atau akhir ayat
- Tanda awal atau akhir surat
- Tanda-tanda waqaf 

Kemampuan nafas pembaca
Siapa saja bisa boleh membaca Alqur'an, baik anak kecil, muda maupun tua, baik pria maupun wanita selagi mereka dalam keadaan suci atau berwudlu. Jadi bagaimanapun kemampuan mereka bernafas mereka boleh membaca Alqur’an. Berhenti berdasarkan kemampuan nafas pembaca, dalam ilmu tajwid, bisa dikategorikan dalam bagian-bagian waqaf.

Adapula beberapa penekanan nafas dalam membaca Alqur’an. Penekanan-penekanan tersebut dalam ilmu tajwid dinamakan mad.
Indonesia adalah negara yang mayoritas umat Islam menerapkan hukum-hukum membaca Alqur’an menurut Rowi, Hafsh, yang telah berguru kepada imam ‘Ashim. Adapun hukum-hukum bacaan mad dalam ilmu Tajwid menurut Rowi Hafsh adalah:

1.Mad Munfashil, yaitu apabila terdapat mad bertemu dengan hamzah dalam kalimat yang terpisah. Cara baca hukum ini 4 harakat.

2.Mad Muttashil, yaitu apabila terdapat mad bertemu dengan hamzah dalam satu kalimat. Cara membaca hukum ini adalah 4 harakat.

3.Mad Badal, yaitu apabila terdapat hamzah yang berharakat bertemu dengan huruf mad yang sukun. Cara membaca hukum ini adalah 2 harakat.

Waktu Meditasi dengan Alqur’an
Pada hakikatnya tidak ada waktu yang makruh untuk membaca/meditasi Alqur’an, hanya saja memang ada beberapa dalil yang menerangkan bahwa ada waktu-waktu yang lebih utama dari waktu-waktu yang lainnya untuk membaca Alqur’an. Waktu-waktu tersebut adalah:

1. Dalam sholat
An-Nawawi berkata; ‘Waktu-waktu pilihan yang paling utama untuk membaca Alqur’an ialah dalam sholat.’
Al Baihaqi meriwayatkan dalam asy Syu’ab dari Ka’ab r.a. ia berkata: “Allah telah memilih negeri-negeri, maka negeri-negeri yang lebih dicintai Allah ialah negeri al Haram (Mekkah). Allah telah memilih zaman, maka zaman yang lebih dicintai Allah ialah bulan-bulan haram. Dan bulan yang lebih dicintai Allah ialah bulan dzulhijjah. Hari-hari bulan Dzulhijjah yang lebih dicintai Allah ialah sepuluh hari yang pertama. Allah telah memilih hari-hari, maka hari yang lebih dicintai Allah ialah hari Jum?at. Malam-malam yang lebih dicintai Allah ialah malam Qadar. Allah telah memilih waktu-waktu malam dan siang, maka waktu yang lebih dicintai Allah ialah waktu-waktu sholat yang lima waktu. Allah telah memilih kalam-kalam (perkataan), maka kalam yang dicintai Allah adalah lafadz ‘La ilâha illallâh wallâhu akbar wa subhanallâhi wal hamdulillâh.“

2. Malam hari
Waktu-waktu yang paling utama untuk membaca Alqur’an selain waktu sholat adalah waktu malam, Allah menegaskan, “Di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sholat).” (QS. Ali Imron 3:113)
Waktu malam ini pun dibagi menjadi 2:
- antara waktu Maghrib dan Isya
- bagian malam yang terakhir 

3. Setelah Subuh
Sebagai penutup mudah-mudahan ini merupakan langkah awal untuk bisa lebih membuktikan unsur-unsur kesehatan dari Alqur’an, baik makna-maknanya, cara membacanya maupun lainnya.

Sumber : http://aindra.blogspot.com

MEDITASI ZIKIR PERNAFASAN DI DALAM ISLAM


Meditasi Zikir Pernafasan lazimnya dilakukan sambil duduk bersila dilantai atau duduk diatas kursi. Meditasi Pernapasan dilakukan dengan menarik nafas perlahan hingga memenuhi ruang paru paru, kemudian menahan nafas selama yang dapat dilakukan , seterusnyanya menghembuskan nafas perlahan hingga paru paru kosong, demikian seterusnya . Meditasi Pernapasan digunakan untuk menyatukan fikiran dan hati ketika berdo’a atau berdzikir . 

Meditasi Zikir Pernapasan membuat fikiran dan hati (perasaan) lebih fokus pada kalimat yang dibaca didalam hati . Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam berdo’a karena fikiran dan hatinya tidak fokus pada kalimat yang dibaca atau diucapkan dalam berdo’a. Allah tidak menerima do’a yang dipanjatkan oleh orang yang hati dan fikirannya tidak fokus atau lalai. 

Meditasi Zikir Pernapasan dilakukan sambil membaca kalimat zikir dan do’a ketika menarik, menahan dan menghembuskan napas. Ketika menarik napas umumnya dibaca kalimat tahlil, tasbih, tahmid, istighfar, asmaulhusna atau kalimat hauqalah. Ketika menahan napas dibaca kalimat zikir atau do’a yang umum diajarkan Rasulullah, dari Qur’an atau do’a yang disusun sendiri sesuai dengan kehendak . Ketika menghembuskan nafas baca beberapa kalimat sebagai berikut :

1.“ Laa ilaaha illallahu wahdahu laasyariikalah lahuu mulku walahulhamdu , yuhyii wayumiitu wahuwa ala kulli syai’inkodir….Tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa , tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan dan bagiNya pujian, Dia yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu” 

2. “Laa haula wala kuwwata illa billahil aliyyil adziim……tiada daya dan kekuatanku melainkan dengan pertolongan Allah “

3. "Taqobbal minna du’a aana ya arhamar rohiimin, kay nusabbihaka katsiro wanadzkuroka katsiro innaka kunta bina bashiro"……perkenankan do’a kami wahai yang maha pengasih dan penyayang, agar kami tasbih dengan sebanyak banyaknya padaMu, dan agar kami ingat padaMu dengan sebanyak banyaknya, sesungguhnya Engkau maha melihat keadaan kami 


Zikir dan do’a yang dibaca ketika menahan nafas 

Beberapa zikir dan do’a yang dibaca ketika menahan nafas antara lain sebagai berikut ini

"Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal."
(Ali Imran 160)

Keterangan : Ayat ini memberi keyakinan bahwa jika Allah menolong kita , tidak ada seorangpun yang dapat mengalahkan kita,namun jika Allah membiarkan kita maka tidak ada tempat memohon selain padaNya, hanya Dia yang dapat membebaskan kita dari berbagai kesusahan. Hanya kepadaNya lah kita bertawakal dan menyerahkan semua urusan. Mewiridkan ayat ini dapat menghilangkan rasa cemas, takut, kuatir, dan membangkitkan rasa optimis dengan pertolongan Allah tidak ada orang yang bisa mengalahkan kita. 


"Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya."
(Al Israak 30)

Keterangan : Ayat ini memberi keyakinan bahwa Allahlah yang melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki, dan memberi keyakinan bahwa Allah sangat memperhatikan keadaan kita. Mewiridkan ayat ini menghilangkan rasa cemas dan takut akan kemiskinan, bangkrup dan kemelaratan , dan membangkitkan rasa optimis akan kejayaan dan kemajuan dalam perniagaan serta selalu merasa bahwa Allah selalu memperhatikan keadaan kita . Ada baiknya ayat ini diringi dengan berdo’a mohon kelapangan rezeki dari sisiNya.


"Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu, mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat."
(Huud 3)

Keterangan :
Mewiridkan ayat ini membangkitkan semangat untuk selalu istighfar dan mohon ampun pada Allah, dan memberi keyakinan bahwa Allah akan memberi kehidupan yang baik dan berbagai kenikmatan sampai datang ajal yang telah ditetapkanNya. Ayat ini juga memberi keyakinan bahwa dengan banyak istighfar insya Allah akan dilindungi dari nazab yang dahsyat dihari berbangkit. 



"Dan katakanlah: "Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong."
(Al Israak 80)

Keterangan : Ketika berdo’a cukup dimulai dari “ Robbi adkhilni ….kata perintah Qul ..tidak dibaca. Dengan mewiridkan do’a ini insya Allah akan selalu mendapat keberuntungan dalam perjalanan hidupnya. Masuk ketempat yang yang baik dan keluar dari tempat yang baik pula serta selalu mendapat pertolongan dan jalan keluar dari berbagai masalah yang dihadapi.



"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebaikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
Al Baqarah 286

Keterangan:
Mewiridkan ayat ini memberi keyakinan bahwa Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. Do’a yang dipanjatkan akan melindungi diri kita dari kemarahan dan kemurkaan Allah akibat kesalahan dan kekhilapan kita . Do’a ini juga melindungi kita dari bencana, musibah atau masalah yang rumit yang tidak sanggup kita memikulnya. Insya Allah dengan mewiridkan do’a ini kita terpelihara dari berbagai bencana dan kesulitan yang amat memberatkan. Jika terjadi juga hal tersebut insya Allah akan mendapat pertolongan Allah dengan segera.


PENGARUH TERHADAP SHOLAT KHUSUK

Latihan meditasi zikir pernapasan yang dilakukan setiap hari memberi dampak positif bagi pelaksanaan sholat khusuk. Selama latihan fikiran dan hati sudah terbiasa fokus pada ayat yang dibaca, sehingga dalam sholat pun ini akan menjadi kebiasaan pula. Untuk melatih sholat khusuk ada baiknya bacaan sholat seperti do’a iftitah, iftirosh I’tidal , tasyahud juga dibaca ketika menahan napas dalam latihan zikir nafas. 

Dengan melakukan zikir pernafasan ini bererti ,kita sudah melaksanakan himbauan untuk berzikir ketika berdiri, duduk dan berbaring. Dampak pelaksanaan zikir ini akan kita rasakan didunia dan akhirat. Aktiviti ini juga berpengaruh terhadap stamina dan daya tahan tubuh, insya Allah juga mempercepat pemulihan dari berbagai penyakit yang mengganggu. Kegiatan zikir nafas ini merupakan pelaburan untuk kehidupan dunia dan akhirat. Ini salah satu jalan untuk mendekatkan diri pada Allah.


DAHSYATNYA KEKUATAN SHOLAT 

Sholat adalah kegiatan kewajipan rutin yang dilakukan umat Islam minima lima kali sehari semalam. Didalam sholat terdapat hak Allah dan hambaNya. Hak Allah untuk dipunji disanjung dan disembah. Hak hambaNya untuk mendapat lindungan, naungan dan pertolongan. Inti kegiatan sholat adalah Iyyaka dan’budu wa iyyaka nastaiin……hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Kegiatan sholat berisi sanjungan dan pujian kepada Allah (Iyyaka na’budu) dan do’a memohon rahmat dan pertolongannya (Wa iyyaka nastaiin).

Seluruh kegiatan sholat tergambar dalam surat Al-Fatihah yang wajib dibaca setiap sholat. Rasulullah mengatakan tidak sah sholat seseorang jika tidak membaca surat Al-Fatihah. Surat Al Fatihah terdiri atas 7 ayat, ayat 1-3 merupakan hak Allah, ayat 4 merupakan ayat pertengahan sebagian bagi Allah dan sebagian bagi hambanya iyyaka na’budu….hanya kepada Engkau kami menyembah (hak Allah), wa iyyaka nastaiin….hanya kepada Engkau kami memohon (hak Allah). Ayat 5-7 adalah hak hambaNya. Selanjutnya seluruh kegiatan sholat diisi dengan pujian dan sanjungan pada Allah serta permohonan atau do’a dari hamba kepada Allah. 

Sholat dilakukan pada waktu yang telah ditentukan, tidak dapat dilakukan sepanjang waktu seperti berzikir. Sholat yang dilakukan dengan benar dan khusuk akan memberikan perlindungan pada pelakunya sepanjang kehidupan dunia dan akhirat. Allah akan memberi kemenangan, naungan dan perlindungan pada hambaNya yang sholat dengan benar dan khusuk. Ini janji Allah yang banyak disebutkan dalam Al Qur’an. 

Kegagalan sebagian besar umat Islam dalam meraih kemenangan dan kejayaan didunia maupun akhirat disebabkan kegagalan mereka melakukan sholat dengan benar dan khusuk. Janji Allah benar, dan pasti dipenuhi….namun mengapa sebagian besar umat Islam didunia selalu ditindas, dihinakan, dikalahkan. Apa yang salah dengan janji Allah tersebut?.

Kekuatan sholat telah terbukti membawa umat Islam pada kemenangan dan kejayaan menguasai dunia pada masa lalu. Dengan kekuatan Sholat tentara Islam berhasil mengalahkan kerajaan Romawi dan Persia, terus mengembangkan sayap menguasai penjuru dunia. Thoriq bin Ziad berhasil menaklukan Eropa mendirikan kerajaan Islam di Andalusia (Spanyol) yang sempat berjaya selama kurang lebih 700 tahun. Kekhalifahan Islam di Turki juga berhasil menguasai kawasan Eropa dan Asia selama ber-abad abad. 

Ditengah kebodohan orang Eropah yang masih menganggap bumi ini datar dan mereka menghukum mati Galileo yang mengatakan bumi ini berputar mengelilingi matahari. Bahkan Columbus yang beniat mengelilingi dunia dengan berlayar kearah barat dan ia yakin akan muncul dari arah timur mereka katakan sebagai orang gila. Berbagai Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat dibawah kekuasaan Islam dimasa itu seperti ilmu kedokteran, kimia, matematik, Astronomi , pertanian, perternakan dan lain sebagainya. 

Namun sayang setelah kemenangan demi kemenangan yang berhasil diraih umat Islam ketika itu secara perlahan kekuatan islam mulai redup. Islam terpecah belah menjadi kerajaan , Negara, dan kekuatan yang lemah, seperti yang kita saksikan saat ini. Dimulai dengan dikalahkannya kerajaan Islam di Andalusia (Eropah) oleh kekuatan Nasrani. Disusul dengan kehancurah kekhalifahan Islam di Turki pada tahun 1924. Negara yang berasaskan Islam seperti Iraq dan Afghanistan baru baru ini dihancurkan oleh Amerika. Timur tengah sebagai pusat Islam sekarang juga bergolak, satu persatu pemerintahannya dijatuhkan. 

Mengapa ini boleh terjadi ? Allah telah mengingatkan semua ini dalam surat Maryam ayat 58-61 :

58. "Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis." 

59. "Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang zalim) yang mensia-siakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan."

60. "kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk syurga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun." 

61. "yaitu syurga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (syurga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.
( Maryam 58-61)

Semua bencana dan kejatuhan umat Islam dari kekuasaan dan kemenangan yang pernah diraih adalah karena umat yang muncul sesudah itu adalah mereka yang mensia-siakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. Namun demikian kita sebagai pewaris generasi yang besar dimasa lalu , masih diberi kesempatan oleh Allah didalam surat Maryam ayat 60 untuk memperbaiki keburukan yang kita alami dewasa ini, yaitu dengan bertaubat dan berusaha memperbaiki kekeliruan kita selama ini. 

Mari kita bangkitkan kembali kejayaan Islam dengan bertaubat dan memperbaiki semua kekeliruan yang pernah dilakukan oleh diri kita dan para pendahulu kita dimasa yang lalu. Semua itu boleh kita mulai dari diri kita masing masing. Hasilnya juga pertama sekali akan dinikmati oleh diri kita sendiri, terus tersebar pada keluarga, lingkungan dan bangsa ini. 
Setelah menyadari semua kekeliruan kita dan bertaubat pada Allah yang pertama harus kita perbaiki adalah sholat kita masing masing . Sudahkan kita sholat dengan benar dan khusuk. Sudahkah kita mengerti semua kalimat yang kita ucapkan dalam sholat? Sudahkah kita melakukan sholat dengan khusuk dan benar? . Sampai saat ini kita masih banyak menjumpai Umat Islam yang sholat namun mereka tidak mengerti apa maksud kalimat yang mereka baca dalam sholat tersebut. 


KEKUATAN AL-FATIHAH

Dalam bacaan Al-Fatihah ada do’a yang kita ucapkan minima 17 kali sehari semalam….Ihdina shiroothol mustaqiim. Shirootholladziina amta alaihim. Ghoiril maghduubi alaihim waladholliin….(.Tunjuki kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang yang telah Engkau beri nikmat atas mereka, bukan jalan orang yang sesat dan bukan pula jalan orang yang Engkau murkai.). 

Jika do’a ini dibaca dengan sungguh sunguh dan penuh keyakinan pasti Allah mengabulkannya. Apa lagi do’a ini dibaca 17 kali sehari semalam dan Allah tidak pernah menlak do’a orang yang dilakukan dengan sungguh sungguh.
Dengan berkah do’a ini seseorang dijamin selalu mendapat hidayah dan petunjuk dalam bertindak dan mengambil keputusan . Dia tidak akan keliru dalam mengambil keputusan. Dijamin ia akan meraih kejayaan demi kejayaan serta kemenangan demi kemenangan dalam hidupnya. Ia akan dijaga oleh Allah dari mengambil keputusan yang keliru dan boleh menghancurkan karier , profesionnya atau perniagaannya . 


KeKUATAN DOA IFTHIROSH

Ketika duduk iftirosh , yaitu duduk diantara dua sujud ada do’a yang amat dahsyat. Sayang banyak umat islam yang tidak mengerti do’a ini dan membacanya dengan tergesa gesa dan kecepatan tinggi, tanpa memahami maknanya : 

Robbighfirli….ya Allah ampuni aku, Warhamni….rahmati aku, wajjburni….tutupi semua keburukanku, warfa’ni….angkat derajatku, warzukni….beri aku rezeki, wahdini…beri aku hidayah dan petunjuk, wa’afini…beri aku kesehatan, wa’fu anni….ma’afkan aku.

Jika do’a tersebut dibaca dengan sungguh sungguh dan khusuk, pasti Allah mengabulkannya. Apa lagi do’a tersebut dibaca 17 kali sehari semalam, Allah tidak pernah menolak do’a hambaNya yang dipanjatkan dengan sungguh dan sepenuh hati. Manfaat do’a tersebut antara lain sebagai berikut:

Robbighfirli (ya Allah ampuni semua dosaku)

Jika do’a ini dibaca dengan sungguh sungguh dan ikhlas niscaya Allah akan mengampuni dosa kita yang telah lampau dan yang akan datang. Dengan pengertian pada masa mendatang Allah akan memelihara kita untuk tidak melakukan dosa besar dalam kehidupan kita didunia dan akhirat. Hati yang sudah bersih dari dosa akan bersinar dan mudah menerima hidayah serta petunjuk Allah. Ia akan mendapat bimbingan dalam mengambil keputusan dan melangkah. Sehingga selalu mendapat kemenangan dan keberhasilan dalam hidupnya.

Hati yang kotor tertutup dosa mejadi hitam gelap dan susah menerima hidayah dan bimbingan Allah. Hati yang hitam dan gelap cenderung mengikuti bisikan syetan yang membawanya memperturutkan hawa nafsu dan mengambil keputusan yang keliru . Berbagai keputusan yang salah dan keliru membawanya pada kehidupan yang porak poranda penuh kesulitan dan penderitaan. Ia akan mengalami kesengsaraan hidup didunia maupun akhirat. 


Warhamni (Rahmati aku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusuk dan sungguh sungguh akan dibukan kan Allah baginya pintu rahmat dari langit dan bumi. Ia akan mendapat Rahmat dan kasih sayang Allah dari segala penjuru. Di jamin hidupnya akan sejahtera berkecukupan . Tidak ditimpa kemelaratan dan kehinaan dimanapun ia berada. Dijauhkan dari kesedihan, duka cita, stres dan tertekan. Hidup bahagia dan sejahtera sepanjang waktu didunia maupun akhirat.


Wajburni (Tutupi segala aib dan keburukanku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh niscaya akan ditutupi Allah segala aib , keburukan dan kekuarangannya. Pepatah mengatakan “ tidak ada gading yang tak retak “, demikian pula kita sebagai manusia tentu banyak punya kelemahan dan keburukan. Kita takut jika aib, dan kelemahan kita diketahui orang banyak. Insya Allah Dia akan menutupi semua kelemahan dan kekuarangan kita dari orang banyak. Orang tidak tahu dengan kelemahan dan keburukan kita, orang hanya melihat sisi baik dari kehidupan kita. Sehingga kita dapat meraih kejayaan demi kejayaan dalam kehidupan ini.

Sungguh celaka orang yang dibukakan aibnya dihadapan orang banyak. Tidak ada gading yang tidak retak, setiap kita tentu punya kelemahan dan kekurangan, Insya Allah dengan kekuatan do’a ini Allah akan menutupi semua aib dan kekurangan kita.


Warfa’ni ( Angkat derajatku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh niscaya akan diangkat derajatnya oleh Allah , dijauhkan dari kehinaan , penindasan, kemelaratan dan lain sebagainya. Dengan berkah do’a ini umat Islam tidak akan menjadi umat yang lemah, dizalimi, tertindas , dicurangi dan difitnah. Umat Islam akan menjadi umat yang kuat , disegani, dihormati oleh lawan dan kawan. Seorang yang membaca do’a ini dengan khusu dan sungguh sungguh akan mendapat kemuliaan hidup didunia dan akhirat. Dia tidak akan menjadi orang yang susah, sengsara, hina , papa, miskin,tertindas, dizalimi, hidup serba kekurangan dan lain sebagainya. Ia akan menjadi orang yang dihormati dan disegani dimanapun berada. 


Warzukni ( Beri aku rezeki)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sunguh akan dijauhkan dari kemiskinan dan kepapaan . Ia akan hidup berkelimpahan dan dicukupkan semua hajat dan keperluannya. Allah akan mendatangkan rezeki baginya dari langit , bumi dan seluruh penjuru yang diberkahi. Apa saja bidang usaha yang diceburi akan mendatangkan rezeki berlimpah baginya. 
Wahdini (Beri aku hidayah dan petunjuk)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh akan selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dalam menjalani hidupnya. Baginya tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Apapun masalah yang menghadang dapat diselesaikannya dengan baik. Baginya tidak ada istilah putus asa. Ia tidak pernah mengalami kebingungan, kebuntuan dan putus asa dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan. 


Wa’afini (Beri aku kesihatan)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh insya Allah memiliki tubuh yang sehat dan kuat, jauh dari berbagai penyakit yang membuatnya lemah dan sulit menyelesaikan berbagai pekerjaan dan tugas yang dihadapinya sehari hari. Allah akan membimbingnya mendapatkan badan yang sehat dan kuat. Makanan dan pola hidupnya terpelihara baik sehingga badannya tetap sehat dan kuat terhindar dari berbagai penyakit yang banyak menyerang masyarakat kota dewasa ini. Bagi yang sentiasa sakit-sakitan insya Allah akan mendapat bimbingan secara naluriah untuk mendapatkan badan yang sihat dan kuat. 


Wa’fu anni ( Maafkan aku)

Orang yang membaca do’a ini dengan khusyuk dan sungguh sungguh insya Allah akan mendapat ampunan dan maaf dari Allah atas berbagai kesalahan dan kekeliruan yang telah dilakukan. Dengan mendapat keampunan dariNya insya Allah ia akan dapat memperbaiki berbagai kesalahan dan kekeliruan itu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang.

Itulah do’a - do’a dahsyat didalam sholat yang telah membawa kemenangan dan keberhasilan pada umat Islam dimasa lampau meraih kejayaan dan kemenangan. Dengan kekuatan sholat umat Islam dimasa lalu mengalahkan musuh musuhnya dan menguasai dunia dimasa itu. Namun sekarang akibat mensia siakan sholat umat Islam di tindas dan dihina dimana mana. Mari kita perbaiki semua kekeliruan ini. Sedikit sekali umat Islam yang mengerti dan membaca do’a Iftirosh dengan khusuk dan sungguh sungguh. Kebanyakan orang membacanya dengan cepat dan tergesa gesa, tanpa mengerti arti dan maksudnya. 

Mari kita perbaiki mutu hidup kita masing masing dengan memperbaiki mutu sholat. Jika umat Islam sudah melakukan sholat dengan benar dan khusuk niscaya kemenangan yang pernah diraih umat Islam dimasa lalu akan datang kembali . Berbagai kesulitan , fitnah, penindasan, tekanan, yang dialami umat Islam dewasa ini merupakan peringatan dari Allah. Karena banyak diantara kita yang sudah menjadi umat yang mensia siakan sholat dan memperturutkan hawa nafsu sebagaimana disebutkan dalam surat Maryam ayat 59 diatas.

Sumber : http://syeikhthanauddin.blogspot.com

Meditasi dalam Pandangan Islam



Meditasi adalah sistem oleh tubuh mental untuk mengembangkan konsentrasi dan kebijaksaan. Bagaimana pandangan Islam terhadap meditasi tersebut? 

Sebagian muslim menanggap meditasi sebagai sesuatu yang haram dilakukan oleh umat Islam dengan alasan bahwa meditasi merupakan ajaran agama lain, yaitu ajaran Hindu dan Budha. Dan menurut mereka, suatu praktik, ritual, atau ibadah agama lain tidak boleh diterapkan di dalam Islam. Berdasarkan hadits berikut : 

Kutip
Dari Abu Waqid al Laitsi, beliau berkata:
"Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam ke Hunain dan kami baru saja keluar dari kekafiran. Kaum musyrikin mempunyai pohon yang mereka tinggal di sekitarnya dan mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon itu, dinamai Dzaatu Anwaath. Maka kami melewati pohon itu, lalu kami katakan, `Wahai Rasulullah, buatkanlah untuk kami Dzaatu Anwaath sebagaimana Dzaatu Anwaath punya mereka.`

Lalu berkata Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam : "Allahu Akbar, demi Dzat yang jiwaku ada di tanganNya, sungguh kalian telah berkata seperti Bani Israil telah berkata kepada Musa : "... buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)."
Musa menjawab: "Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui."

Faktor yang sama yang mereka perhatikan antara kaum musa dengan meditasi adalah “kehendak untuk melakukan tradisi selain islam”. Dalam hadits tersebut terdapat Dzaatu Anwaats dan Berhala. Kedua hal tersebut disamakan dengan meditasi. Tapi mengapa rasulullah tidak mengabulkan permintaan untuk membuat Dzaatu Anwaats, dan mengapa kehendak umat nabi musa untuk dibuatkan berhala termasuk perbuatan tercela? Apakah karena faktor hal itu merupakan tradisi agama lain ataukah karena hal itu mengandung unsur kemusyrikan? Sesungguhnya hal tersebut disebabkan terkandung unsur kemusyrikan di dalamnya. Dalam bahasa lain, kemusyrikan ini berarti kebodohan spiritual. 

Untuk apa kaum nabi musa meminta dibuatkan berhala? Jika untuk disembah, maka tentu itu perbuatan bodoh. Sebab tak patut benda mati seperti berhala disembah, ia tak dapat memberi kemanfaatn apapun. Unsur kebodohan inilah yang tercela, dan bukan karena hal itu merupakan “ritual agama lain”. 

Untuk apa sebagian mualaf meminta dibuatkan pohon Dzaatu Anwats? Jika hal tersebut berhubungan dengan kepercayaan mistis yang bodoh, maka kebodohan itulah yang tercela, dan bukan karena menggantungkan senjata di pohon tersebut merupakan ritual agama lain. 

Berbeda halnya dengan meditasi, tidak terkandung di dalamnya unsur kebodohan spiritual. Jika meditasi adalah suatu cara mengembangkan konsentrasi, maka meditasi merupakan bagian dari agama Islam. Kenapa, karena konsentrasi merupakan hal yang vital dalam agama Islam. Tanpa daya konsentrasi yang baik, maka seseorang itu dianggap tidak beragama dengan benar. Sebagaimana firman Allah : 

Kutip
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,()(yaitu) orang-orang yang sahun dari shalatnya,() (Q.S 107:4-5)

Sahun disitu merupakan lawan kata dari khusyu. Inilah pengertian yang saya fahami dari kalimat tersebut. Jadi, kita tahu bahwa konsentrasi merupakan hal yang begitu penting di dalam shalat. Sedangkan shalat merupakan tiang agama. Jika tiangnya rapuh, tentu agamanya pun rapuh. 

Karena pentingnya konsentrasi, maka muslim harus belajar untuk mengembangkan konsentrasi dengan berbagai cara yang baik.  Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh seorang muslim adalah dengan cara berlatih meditasi. Tentu sebagian orang tidak senang dengan cara tersebut karena menganggap itu ibadah agama orang lain dan dengan melakukan hal tersebut seolah-olah Islam merupakan agama yang tidak sempurna. Apakah dalam alQuran atau Hadits dijelaskan cara-cara yang sistematis untuk mengembangkan konsentrasi sehingga tidak perlu lagi mempelajari suatu teknik dari kitab agama lain? Jika memang ada, maka bagaimanakah caranya? Siapa ulama yang bisa menjelaskan cara sistematis mengembangkan konsentrasi menurut alQuran dan Hadits?

Selain itu perlu pula diperhatikan ayat berikut : 
Kutip
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur`an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Q.S 5:68)

Bukankah dalam ayat tersebut sangat jelas, bahwa Islam tidak hanya menganjurkan manusia untuk mengamalkan alQuran saja, melainkan juga taurat dan injil? Tidak ada larangan membaca ajaran Taurat dan  mengamalkan ajarannya, justru dianjurkan. Tidak ada larangan membaca kitab injil dan mengamalkannya, justru dianjurkan. Demikian pula di dalam alQuran dan di dalam Hadits, tidak ada larangan untuk membaca kitab Veda dan Tipitaka, dan tidak terdapat larangan untuk mengamalkan ajarannya. 

Dari mana saya memiliki penafsiran seperti itu. Itulah hal yang dapat saya fahami dari ayat tersebut, secara semantic. Jika penafsiran tersebut keliru, maka silahkan para ahli tafsir menjelaskan bagaimana tafsirannya yang benar, tanpa perlu menuduh saya telah "mengarang" atau "mendustakan ayat alquran" sebagai menafsirkan ayat alQuran secara semantik adalah benar.  

Tetapi sebagian muslim berpendapat bahwa semua simbol-simbol agama orang lain tidak boleh diterapkan atau digunakan dalam Islam. Seperti yang dikisahkan oleh hadits berikut : 

Kutip dari: mushab bin umair
Diriwayatkan oleh Ahmad, At-Tirmidzi dan At-Thabrani bahwa Adi bin Hatim yang baru masuk Islam dan masih memakai kalung salib datang kepada Rasulullah saw dan Rasulullah saw. memerintahkan untuk melepaskannya (kalung salib tersebut).

Note :
Hadits di atas menunjukkan tidak diperbolehkannya simbol2 agama dan kepercayaan lain untuk dipakai oleh orang Islam.

Hadits tersebut tidak berarti “semua simbol agama lain” tidak boleh digunakan. Seseorang yang menyimpulkan “semua simbol agama lain tidak boleh digunakan” telah menyimpulkan secara salah. Dalam hadits tersebut yang dilarang adalah mengenakan kalung salib. Dan itu tidak berarti “semua simbol agama lain”. Sungguh mengherankan bila dari hadits tersebut disimpulkan menjadi “semua simbol agama lain”. Bagaimana proses penyimpulannya? Bagaimana kerangka berpikirnya? Bagaimana aturan penyimpulan yang mereka gunakan. 

Kutip
Jika begitu, narkoba tidak dilarang. Karena yang dilarang adalah khamar?

Persoalan tersebut lain masalah dengan persoalan “simbol agama” dan “meditasi”. Faktor yang dianggap sama adalah “sesuatu yang tidak dilarang secara langsung oleh rasulullah, karena rasulullah tidak menggunakan istilah tersebut”. Dalam kasus kalung salib, tidak ada dasar untuk menyimpulkan menjadi “semua simbol agama lain”. Sedangkan dalam kasus narkoba, ada dasar untuk menyimpulkan “semua yang memabukan adalah haram”. Kasus-kasus ini perlu difahami baik persamaan dan perbedaan secara tepat, cermat dan jernih. 

Narkoba memang tidak dilarang. Tapi jika narkoba termasuk kepada khamar, maka itu dilarang sebagaimana yang telah diketahui oleh muslimin tentang adanya hadits yang melarang meminum khamar. 

Jika narkoba tidak termasuk khamar, tapi memabukan, maka tetap haram, karena membuat seseorang lalai dalam shalat. [/quote] Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,()(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,() (Q.S 107:4-5)[/quote]

Seandainya ada hadis yang menyatakan bahwa “semua yang membaukan itu haram”, maka tentu ini juga menjadi dasar yang tepat untuk menyimpulkan narkoba itu haram. Tetapi dalam persoalan kalung salib tidak bisa dan tidak boleh disimpulan menjadi “semua simbol agama lain”. Mereka yang tetap menyimpulkan seperti ini tanpa dasar-dasar pemikiran yang jelas itu namanya “malah berpikir” atau “malas menyelidiki”, terikat dengan keyakinan yang salah. 

Dengan demikian, semua dalil-dalil yang mengharamkan meditasi telah terbantah. Siapa yang tetap mengharamkannya, maka ia berdusta atas nama agama, Allah dan Rasulnya, kecuali bila mereka memiliki dalil-dalil benar sekali lagi, kecuali bila memiliki dalil yang benar

selama belum ada dalil yang kuat untuk "mengharamkannya", maka bagi para penggiat yang menekuni meditasi tidaklah perlu ragu dan sungkan, karena hal tersebut “halal” secara agama yang kita yakini, yaitu Islam.

Sumber : http://myquran.org

Beladiri Canggih






Saat Rasa aman adalah suatu yang berharga bagi masyarakat yang hidup di perkotaan alias kota metropolitan, mengingat makin banyaknya tindak kekerasan dan kejahatan berupa: pencurian, penjambretan dengan kekerasan, pemerkosaan, penodongan, pembunuhan, pelecehan seksual dll. Kejahatan tidak lagi pandang bulu siapapun bisa menjadi korban baik Tua-muda, bahkan anak-anak alias penculikan dan pencabulan anak dibawah umur. Banyaknya pendatang dengan modal ala kadar datang ke ibukota dan tak mampu bersaing hidup dan terpinggirkan menjadi potensi untuk hidup mencari jalan pintas dengan melakukan tindakan yang melanggar hukum demi sesuap nasi yang semakin hari sulit didapat, Dan ditambah banyaknya pengangguran makin lengkaplah gambaran potensi tindak kejahatan di ibukota yang kita cintai.
Apa pun penyebab orang untuk melakukan tindak kejahatan demi apa pun tetap merupakan tindakan melanggar hukum dan tidak dibenarkan oleh agama. Berdasarkan hal tersebut maka kita perlu melengkapi diri dengan kemampuan Beladiri agar mampu menangkal setiap kejahatan yang dialami oleh diri dan keluarga. Membela diri adalah kewajiban setiap orang untuk menjaga harkat dan martabat serta melindungi harta benda terhadap orang yang melakukan kejahatan. Segala bentuk kejahatan dan kekerasan serta kedzoliman harus ditangkal, sebab apabila dibiarkan akan merajela dan makin tambah berani dan nekat.
Namun kembali kepada kesadaran diri dari setiap anggota masyarakat untuk belajar dan melatih diri dengan metode beladiri yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mengingat masyarakat sangat sibuk dalam upaya mencari nafkah sehingga tidak punya waktu untuk melatih diri metode Beladiri. Metode Beladiri dengan Energi Psychotronica adalah solusi tepat bagi masyarakat yang super sibuk, karena Metode ini hanya butuh waktu 8 jam saja. Hanya 8 jam setiap anggota masyarakat dapat menyerap dan mempraktekan ilmu bela diri dengan energi Psychotronica. Metode ini sangat mudah dipelajari bagi siapa pun, baik tua maupun muda serta pria atau wanita, Praktis dan Sifatnya permanen dengan Tanpa Jurus, Olah nafas, Amalan, Isian, magic dll, cukup dengan konsentrasi. Bebas SARA, Semua agama bisa ikut. Metode Beladiri Psychotronica memanfatkan kekuatan energi murni gelombang Tubuh dapat digunakan menangkal tindak kejahatan dan kekerasan baik jarak dekat dan jarak jauh. Sifat dari beladiri ini tanpa memukul ,melukai, membunuh atau menyakiti fisik atau hati, namun cukup dengan membatalkan niat jahat. Karena kejahatan sudah berkembang pesat maka perlu kiranya masyarakat memiliki kemampuan kecanggihan dari beladiri Psychotronica.
Konsep beladiri ini sangat berbeda dengan konsep beladiri yang ada, misalnya: mengandalkan kekebalan dengan isian, dilatih menghacurkan batu bata, besi, balok es, botol, pipa dragon, dll. Konsep beladiri Psychotronica membatlkan niat orang berbuat jahat, sehingga tidak dilatih kekuatan otot atau kekebalan badan. Maklum kadangkala banyak ilmu yang disimpangkan atau disalahgunakan oleh murid untuk berkelahi, tawuran, keroyokan untuk kepentingan dan kepuasan diri. Metode Beladiri Psychotronica tidak aktif untuk digunakan kejahatan, karena beladiri ini menggunakan Energi Metafisika Positif jadi proses transfer energi jarak jauh tidak dapat berfungsi bila dilandasi oleh sikap permusuhan dan dendam.
Metode ini cocok untuk semua orang mengingat canggih dan praktis yang dapat digunakan untuk melindungi diri dan keluarga dengan cukup mentrasfer Energi Metafisika Positif untuk membatalkan tindak kejahatan dan kekerasan yang dihadapinya, tanpa harus dibalas dengan kesadisan dan kekejaman pula. Kadangkala kita tidak menyadari bahwa musuh kita kita adalah syetan dan pikiran jahat manusia dimana kedua hal tersebut sifatnya metafisika negatif, maka perlu dilawan dengan energi metafisika positif yang akan mampu melenyapkan pengaruh syetan dan pikiran jahat yang mempengaruhi manusia untuk berbuat jahat. Kita sebagai manusia yang beradab dan beragama perlu memilah metode yang tepat dan efektif dalam melindungi diri dari segala bentuk tindak kejahatan. Jangan sampai kita menjadi beban atas ilmu yang kita pakai, bahkan mempunyai dampak atau efek samping mis: sulit meninggal dsb. Metode Beladiri Psychotronica telah terbukti manfaatnya, karena lebih dari 16.000 alumni Psychotronica yang telah memanfaatkannya untuk keamana diri dan keluarga. Kembali kepada Anda untuk membuktikan Sendiri.


Contact Person :
TB Arief Hendrawan
Jl. Kesuma 2/ 10 Bekasi Jaya Indah, Kp Cerewed
Bekasi Timur
Jawa Barat
Indonesia
Telp :  021-8801102, 021-88352247
HP :    08128279351


Lawan Stres dengan Meditasi

TEMPO.CO, Jakarta -Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya. Masalah yang mengakibatkan tekanan jiwa atau stres dapat berasal dari pekerjaan, sekolah, keluarga, ekonomi, dan masalah dalam kehidupan sehari-hari lain. Bagaimana menghadapi stres yang akan berdampak besar pada kesehatan?

Menurut sebuah studi, hanya dengan mempraktekkan meditasi integrative body-mind training atau IBMT selama lima hari manusia akan mendapat peningkatan kesehatan. IBMT berkhasiat mengurangi kortisol atau hormon stres, mampu meningkatkan aliran darah dan aktivitas listrik di otak.

IBMT dapat meningkatkan kualitas pernapasan seseorang, mengurangi tingkat kecemasan, mengurangi tingkat depresi, mengurangi kemarahan dan kelelahan seseorang.

Namun apa itu IBMT?

Ilmu ini dikembangkan pada 1990-an sebagai suatu teknik yang diadopsi dari pengobatan tradisional Cina yang menggabungkan aspek pelatihan meditasi dan kesadaran pikiran serta tubuh. IBMT menekankan pada keseimbangan relaksasi tubuh dengan memfokuskan pikiran seseorang.

Metode ini merupakan kombinasi teknik menenangkan tubuh, mengatur pernapasan, mengatur mental dan imajinasi yang diikuti dengan musik-musik sebagai pendamping.

Menurut penelitian itu, seseorang harus mengikuti instruktur dari rekaman dengan beberapa penyesuaian postur tubuh, praktek cara bernapas, petunjuk gambar, dan pelatihan kesadaran dengan memakai latar belakang musik. Kegiatan ini sebaiknya berlangsung selama 20 menit setiap hari selama 5 hari.

Manfaat Psychotronica


Apa manfaat umum Metode Pelatihan Psychotronica?
Manfaat umum pelatihan Psychotronica adalah :
1.      Meningkatakan kepercayaan Diri
2.      Kesehatan
3.      Meningkatan rasa aman
4.      Meningkatkan ketenangan batin
5.      Mengatasi Stress
6.      Meningkatkan optimistis
7.      Meningkatkan kesejahteraan
8.      Memperbaiki perilaku buruk
dll 

Apa saja fakta bahwa Pelatihan Psychotronica telah terbukti manfaatnya?
Fakta-faktanya :
1.      Metode Pelatihan Psychotronica dimasyarakatkan sejak tahun 1994
2.      Alumni Psychotronica lebih dari 16.000 orang
3.      Masih diminati oleh masyarakat
4.      Hubungan baik dan masih ada silahturahmi dengan alumni 

Profesi apa saja yang ditunjang melalui Metode Pelatihan Psychotronica?
Banyak profesi yang dapat dtunjang seperti:
1.      Wiraswasta
2.      Pegawai negeri
3.      Pegawai Swasta
4.      Mahasiswa/Pelajar
5.      Pengobat Altenatif
6.      Profesional
7.      dll 

Apakah dapat menunjang karier, karena seorang karyawan perusahaan, mohon jelaskan?
Konsep metode Psychotronica, memberikan semangat baru dan pencerahan serta motivasi yang akan merubah cara berpikir-bersikap & bertindak dalam menjalani karier , sehingga dapat membawa dampak perubahan yang signifikan . Hal tersebut dapat terjadi bila dapat mengimplementasikan konsep Psychotronica dalam kehidupan sehari-hari. 

Apa saja manfaatnya metode psychotronica bagi saya sebagai seorang pedagang alias wiraswasta?
Manfaatnya metode Psychotronica bagi pedagang atau wiraswasta :
1.      Merubah cara berfikir, sikap tindakan dalam berbisnis kepada arah atau metode yang lebih efektif
2.      Menunjang dalam memberikan motivasi & kreatifitas dalam berbisnis
3.      Menggabungkan 2 kekuatan Otak & Hatinurani dalam upaya meningkatkan usahanya
4.      Ketajaman kekuatan rasional & Metafisika dalam bisnis sangat diperlukan untuk berbisnis 

Apa saja manfaatnya metode Psychotronica bagi saya seorang pensiunan?
Manfaanya metode psychotronica bagi seorang pensiunan :
1.      Anda bisa menjadi pengobat alternative Psychotronica
2.      Memanfaatkan waktu luang untuk beramal  untuk masyarakat
3.      Menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah sakit
4.      Mengatasi stress dengan adanya kegiatan beramal mengobati orang dengan metode Psychotronica
5.      Menjadi orang yang berguna dan bermanfaat walau telah pensiun
6.      Dapat menjadi nafkah tambahan dengan menjadi pengobat alternative Psychotronica.

Apa saja manfaatnya metode Psychotronica bagi saya seorang Mahasiswa/Pelajar?
Manfaatnya metode Psychotronica bagi Mahasiswa/Pelajar :
1.      Meningkatkan daya konsentrasi dalam belajar
2.      Menigkatkan semangat & motivasi diri dalam mecapai cita-citanya
3.      Menambah daya ingat dalam menghapal pelajaran
4.      Memperbaiki perilaku buruk mis : merokok, narkoba ,obat dll
5.      Mengubah sikap buruk mis : pemalas, keras kepala, pembohong dll
6.      Menjadikan kepribadian yang positif dan baik
7.      Lebih bertanggung jawab atas dirinya
8.      Memiliki kemampuan beladiri yang bijaksana
9.      Mengendalikan emosional & kebrutalan diri 

Apa saja manfaatnya metode Psychotronica bagi saya seorang Wanita (ibu rumah tangga)?
Manfaatnya metode Psychotronica untuk ibu rumah tangga :
1.      Mengatasi Stress
2.      Menangkal kekerasan dalam rumah tangga
3.      Mengendalikan Emosi diri & suami
4.      Menciptakan keharmonisan rumah tangga
5.      Memiliki kemampuan Diri & Mandiri
6.      Mampu membina & mendidik anak dengan pola yang baik
7.      dll 

Saya melihat metode lain cukup butuh waktu lama, apa mungkin saya dapat menguasai metode Psychotronica 8 jam?
Metode Psychotronica dapat dikuasai hanya dalam waktu 8 jam, terbukti telah 16.000 alumni Psychotronica mengikuti pelatihan Psychotronica ini hanya bisa dibuktikan dengan langsung, apabila anda mengikuti pelatihan  dan membuktikannya sendiri. Dalam pelatihan praktek-praktek aplikasi langsung dibuktikan sehingga dapat dicontoh dan digunakan serta diimplentasikan dalam kehidupannya sehari-hari. 

Ada berapa tingkatan dalam metode Psychotronica?
Dalam metode pelatihan Psychotronica :
1.      Program S-1 (strata satu) : program Mandiri ( 8 Jam)
2.      Program S-2 (strata dua) : program Peduli (terdiri jurusan Beladiri Canggih, Pengobatan Canggih, dan Bisnis Canggih) ( masing-masing 8 Jam)
3.      Program S-3 (strata tiga) : (Penyempurna) khusus Muslim (8 Jam) 

Apakah Belajar metode Psychotronica ada efek samping yang berakibat fatal mis: gila?
Metode Pelatihan Psychotronica tidak ada efek samping apa pun, sehingga tidak perlu khawatir, terbukti ribuan orang telah belajar metode Psychotronica dan tidak berdampak apa-apa. 

Apakah bisa metode untuk mengobati penyakit sendiri?
Dalam metode pelatihan Psychotronica , peserta dilatih teknik pengobatan dengan energi yang sangat berguna untuk upaya penyembuhan diri dan juga dapat digunakan untuk mengobati orang lain. Banyak alumni yang menderita penyakit dapat diupayakan dan sembuh melalui pengobatan diri dengan energi. 

Jenis Penyakit apa saja yang dapat diobati oleh metode Psychotronica?
Metode Psychotronica dapat digunakan untuk mengobati penyakit Fisik , Psychis dan metafisik (gangguan makhluk ghaib)
Contact Person :
Tubagus Arief Hendrawan




Kontak
Alamat:
Jl. Kesuma 2/ 10 Bekasi Jaya Indah, Kp Cerewed
Bekasi Timur
Jawa Barat
Indonesia

Telephone: 021-8801102, 021-88352247
Nomor Handphone: 08128279351


(Sumber : www.clubmetafisika.com)


ISLAMIC MEDITATION EBOOK